A CHAT
  • Ibu : "Ditaruh tempatnya lagi dong, ini rumah bukan kos-kosan!"
  • Saya : "Hehehe..."
  • Ibu : "Rambutmu juga itu lho.."
  • Saya : "Hehehe..."
  • beberapa waktu yang lalu saya diomelin sama ibu, tapi entah, saya malah jadi merasa bahagia : D
A TEXT POST

The Holiday Round-Up

Banyak hal yang membuat liburan saya kali ini berbeda dengan liburan-liburan sebelumnya. Sungguh, saya adalah tipe perantau yang males pulang karena biasanya juga mau ngapain di rumah. Waktu liburan saya selalu anomali, tidak pernah sama dengan waktu liburan kawan, adik, maupun orang tua saya. Jadilah saya biasanya cukup dengan slendang-slendeng tidak produktif setiap kali pulang.

Tahun ini lain, saya excited. Seminggu sebelum waktu pulang, pikiran saya bahkan sudah tidak fokus di kampus. Angan saya sudah di rumah.

Banyak hal yang membuat liburan yang ini berbeda. Firstly, adik-adik saya. Baru kemaren sepertinya saya berantem berebut mobil-mobilan dengan mereka. Belum lama juga rasanya saya berantem rebutan permen dengan mereka. Tapi sekarang, terhitung mulai bulan ini, mereka berubah. Yang satu sudah sekolah dengan celana panjang, yang satu masih celana pendek sih, tapi beda warna. Rasanya baru kemarin mereka saya bonceng ke sekolah tiap pagi, tapi sekarang, mereka sudah berubah. Sekolah nggak perlu diantar lagi, bahkan saya sudah disuruh untuk ngajarin mereka nyetir mobil. How sweet the time flies.

Kedua, liburan saya kali ini entah bagaimana bisa barengan dengan kawan - kawan yang lain. Simpel sebenarnya apa yang kami lakukan, cuma sekedar buber. Bukan jenis acaranya yang membuat saya excited, tapi ngumpulnya. Hampir dua tahun saya g kumpul bareng orang - orang ini, orang - orang yang bahkan sampai sekarang saya belum nemu duplikatnya. Cara pandang mereka, cara mereka menghadapi situasi, jokes, dan segala sesuatunya terasa out of the box. More importantly, they don’t change a bit. Ada sih kawan yang kebetulan sekampus sama saya, dan ini orang sungguh berubah dalam keseharian di kampus. Tapi waktu ngumpul, dia balik lagi, keluar aslinya. Saya sih ngakak aja waktu si kawan ini cerita kenapa dia menjadi ‘beda’ kalo di kampus. Yah, after all inilah sekumpulan s6wn yang memang literally-wonderful.

Last but not least, di liburan ini saya dibrainstorming. Aneh memang, saya liburan tapi saya jadi merasa tambah pintar. Kebetulan saya banyak belajar hukum setahun belakangan, dan kebetulan juga kakek saya sedang menyusun disertasi di bidang ilmu hukum. Jadilah liburan ini saya diajak diskusi siang malam sama kakek saya. Saya yang masih cupu ini sebenernya g terlalu ngeh juga, tapi ya itu, saya jadi kepikiran hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Another fact, saya juga akhirnya tahu bahwa kakek saya ini pernah jadi kawan sekaligus dosen salah satu dosen mata kuliah saya. Dunia memang selebar daun kelor bung -__-

A VIDEO

Karena pada intinya, orang-orang macam inilah yang membuat saya punya alasan untuk selalu kembali ke kota ini. Kami bukan sedang terjebak pada ruang nostalgia, kami hanya sejenak menghentikan roda waktu. Mundur sejenak, memudarkan perubahan, menanggalkan kekinian, dan inilah lingkaran waktu kami. Lingkaran Kasmaji6awonus, forumnya para pelaut handal.

A TEXT POST

New Chapter ( The Path )

Here I am and here we go, 13 months after the last chapter, on a different page I write my story. Not just a different page literally, but yes, I’m opening a new page of life. I started a new life here in this place. I left behind all my complicated-roller-coaster past and moreover this chapter is not a conclusion, at least just yet. This path is once again, my choice. The choice that turns out to be not exactly as what I expected. Well, it’s a better place, but the time never back. The timing is never going to be perfect. I had bags of potentials and supplies ready to be delivered, it was almost more than two years ago. Time flies, I made mistakes and now everything I ever had, the potentials and supplies, has faded. Wrong time summed up with a fading supplies forced me to re-start everything. When everybody with the same starting point as mine has find their rhythm to self-develop themselves, I’m re-building my starting point. I’ve trailed behind two or maybe three steps. That’s okay with me, I call it consequences. I even manage to meet a consequence in this place that I never expected before, a person. I met, and still meeting this person regularly everyday with bunch of butterflies in my stomach. Never expect this to happen and this place is surely a path that is going to be fun.

A VIDEO

Not Giving In - Rudimental ft. John Newman & Alex Clare


This is Jakarta !!! Tidak sepenuhnya benar tapi Ibukota memang lebih kejam dari Ibu tiri, bung.


Waktu dulu pertama tahu kaget juga ternyata musisi sekelas Rudimental mengangkat kehidupan Jakarta di video klip mereka.